Lihatlah cahaya, Hidup dan kehidupan,Berliku jalan ditempuh.Jiwanya, jiwaku, dan jiwamu dari sebuah sari-sari yang satu. Ada barisan cahaya di kalbuku. Tapi terkadang ia padam oleh gelegar guntur dan terkaman badai. Maka kau lihat sosok jiwaku berselimut kabut hitam. Sobat… Usah kau tebarkan hawa pekatku, tepuklah pundakku. Mungkin aku terjaga dari tidur yang mabuk. Bukankah fitrah manusia tiada yg sempurna. Sobat, tataplah jiwamu. Bagaimana kau mencerca kegelapan, sedang kau adalah malam. Bagaimana kau lihat jentik-jentik disebrang lautan, sedang seekor gajah masih melekat di kelopak matamu. Tuhan… Sungguhpun kami tak sempurna, lemah, khilaf oleh ujian-Mu. Tegarkan iman kami, tanamkan kesabaran Nabi-Mu bagi kami. Sirami kami dengan rahmat-Mu, lumuri kami dengan ampunan-Mu. Ya ghoffar…! Ighfirlana fainnaka antattawwaaburrokhi.